Pemkab Ogan Ilir dan Pertamina EP Zona 4 Perkuat Sinergi Pengelolaan Migas, Fokus Tingkatkan Produksi dan Investasi Energi

Editorial371 Dilihat

Trabaznews.com, OGAN ILIR — Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus memperkuat langkah strategis di sektor energi dengan melakukan audiensi resmi bersama PT Pertamina EP Prabumulih Zona 4 guna membahas peluang kerja sama pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas bumi.

Pertemuan yang berlangsung di kantor PT Pertamina EP Prabumulih pada Rabu (20/05/2026) itu dinilai menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi jangka panjang antara pemerintah daerah dan industri migas nasional.
Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., hadir langsung didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir disambut oleh General Manager PT Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto, beserta jajaran manajemen perusahaan.

Dalam suasana penuh dialog strategis, kedua pihak membahas berbagai langkah kolaborasi untuk mendukung optimalisasi potensi sumber daya alam yang berada di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya. Pembahasan mencakup penguatan pengelolaan wilayah kerja migas, peningkatan investasi sektor energi, percepatan pengembangan lapangan produksi, hingga upaya peningkatan lifting minyak dan gas bumi secara berkelanjutan.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan sektor industri migas yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ketahanan energi nasional. Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menilai kerja sama yang baik antara daerah dan perusahaan energi sangat penting guna menjaga stabilitas produksi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri migas, khususnya dalam mendukung optimalisasi potensi sumber daya alam yang ada,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Pihak PT Pertamina EP Prabumulih Zona 4 menyambut baik rencana kerja sama yang dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Manajemen perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui pengelolaan migas yang produktif dan berkelanjutan.
Selain itu, perusahaan juga menekankan pentingnya kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah guna menciptakan tata kelola industri migas yang efektif, efisien, serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Pertamina EP Zona 4 sendiri merupakan salah satu wilayah operasi strategis di bawah Subholding Upstream Pertamina yang mencakup sejumlah area produksi besar di Sumatera Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan terus mendorong peningkatan produksi melalui pengeboran sumur baru, optimalisasi lapangan eksisting, serta penguatan teknologi produksi migas.

Langkah sinergi dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan investasi sektor energi di tengah tantangan global industri migas yang semakin kompetitif. Dukungan pemerintah daerah juga dianggap menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi, kelancaran operasional, serta keamanan objek vital nasional.

Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., berharap audiensi tersebut dapat menjadi awal lahirnya kerja sama konkret yang mampu memberikan manfaat besar bagi daerah maupun negara.

“Dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah dan perusahaan, diharapkan potensi minyak dan gas bumi di daerah dapat dimanfaatkan secara optimal demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.

Pertemuan itu sekaligus menunjukkan adanya kesamaan visi antara pemerintah daerah dan pelaku industri energi dalam memperkuat sektor migas sebagai penopang pembangunan nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tantangan ketahanan energi global, kerja sama lintas sektor dinilai menjadi langkah penting guna memastikan keberlanjutan produksi migas Indonesia.

Bagi Kabupaten Ogan Ilir, keberadaan industri migas tidak hanya dipandang sebagai sektor strategis nasional, tetapi juga sebagai peluang besar untuk mempercepat pembangunan daerah, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, serta memperkuat pembangunan infrastruktur penunjang di wilayah sekitar operasi.

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi intensif demi menciptakan pengelolaan sektor migas yang produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta kepentingan energi nasional.(Mlk)